Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan

Dibalut Kaos Warna Gelap,Ini Foto Detik Detik Terakhir "Sang Gembong Narkoba" Freddy Budiman Sebelum Di Eksekusi Mati

Hitam Putih-Gembong narkoba Freddy Budiman dieksekusi mati karena menjadi gembong narkoba dengan berbagai modus. Ia dieksekusi bersama tiga terpidana lainnya di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.


Detikcom mendapatkan foto terakhir Freddy sesaat sebelum dieksekusi mati pada Jumat (29/7/2016). Dalam foto itu ia tengah keluar dari ruang isolasi dan dikawal para petugas LP berseragam biru.

Dalam foto itu terlihat ia mengenakan kopiah warna hitam. Freddy yang mengimpor 1,4 juta ekstasi itu keluar ruang isolasi mengenakan kaos putih yang dibalut dengan kaos warna gelap. Dengan mengenakan celana warna krem, terlihat tangannya sedang memegang selembar kertas. Raut mukanya tampak tegang.

Begitu keluar dari ruang isolasi kurang lebih pukul 23.40 WIB, Kamis (28/7), Freddy dikawal tim eksekutor menuju halaman LP Besi dan dinaikkan ke kendaraan. Perlahan kendaraan menerobos hujan menuju Limus Buntu, kurang lebih 15 menit dari LP Besi.

Setelah sampai di lokasi, proses eksekusi disiapkan. Regu tembak menempati posisinya dan Freddy dkk didirikan di tengah lapangan. Hujan terus mengguyur. Di atas terpidana telah dipasang tenda agar tidak terkena hujan.

Dor! Tepat pukul 00.45 WIB peluru menembus para gembong narkoba itu.

Setelah itu tim dokter segera memeriksa untuk memastikan mereka telah meninggal. Lalu dilanjutkan prosesi oleh rohaniwan. Dan satu per satu jasad dikeluarkan dari LP Nusakambangan.

Freddy merupakan gembong narkoba kelas kakap. Ia dihukum mati karena mengimpor 1,4 juta ekstasi, padahal ia di dalam penjara. Ia juga membangun pabrik narkoba di selnya. Setelah dipindah ke Nusakambangan, ia masih mengontrol bisnisnya, termasuk mengimpor 50 ribu pil ekstasi dari Belanda lewat Jerman ke Indonesia.

Baca juga :

HEBAT!!! Walau Hanya Anak Seorang Pemulung Gadis Ini Lulus Kuliah Dengan IPK Cumlaude 3,77

Perjuangan Bocah Ini Dalam Menuntut Ilmu Bikin Netizen Terharu

Kisah Nyata Seorang Gadis Yang Meninggal Dalam Keadaan Wajah Tersenyum Bahagia

poker online terpercaya
klik untuk info

poker online terpercaya
klik untuk info

Menjelang Eksekusi Mati,Freddy Budiman :"Saya minta maaf kepada anak-anak saya"

Hitam Putih -"Saya minta maaf kepada anak-anak saya."


Pemerintah Indonesia bakal segera melakukan eksekusi mati tahap ketiga terhadap terpidana hukuman mati. Di antara terpidana mati itu dikabarkan ada nama Freddy Budiman yang bakal dieksekusi dalam waktu dekat ini.

Freddy adalah terpidana mati kasus narkoba. Dia dituding terlibat berbagai kasus narkoba di Tanah Air. Di antaranya mengimpor sekitar 1,5 juta pil ekstasi dari Hong Kong, mengendalikan jaringan narkoba dari dalam penjara.

Dalam wawancara dengan tv swasta, Freddy mengungkapkan suara hatinya seputar keluarga dan kasus narkoba yang membelitnya. Berikut ini kutipan wawancara salah satu tv swasta dengan Freddy yang dilansir, Kamis, 28 Juli 2016.

Apakah keluarga tahu Anda menjalankan bisnis narkoba? 

Awalnya anak-anak saya tidak tahu. Mereka tidak tahu saya mendekam di penjara. Anak saya tahunya saya bekerja di luar negeri.

Kapan Anda bisa bertemu mereka? 

Fase bertemu mereka ketika dapat izin berobat. Saya suruh mereka samperin, kami berjumpa. Dalam waktu tiga tahun hanya tiga hari berjumpa.

Apa yang Anda harapkan dari mereka? 

Saya ingin mereka jadi kebanggaan untuk saya walaupun dalam hati saya, saya begini.

Apakah Anda yakin keluarga tidak akan tersentuh narkoba?

Tidak akan. Mereka ada pondasi yang kuat dari sekolah dasar (SD) sekolah agama, dari lingkungan bagus.

Sekarang mereka tahu Anda terlibat narkoba. Apa yang Anda ingin sampaikan? 

Saya minta maaf kepada anak saya. Saya lakukan ini demi mereka. Saya berharap keterpurukan ini tidak menjadikan mereka patah semangat.

Apakah mereka tahu Anda divonis hukuman mati? 

Mereka tahu saya divonis hukuman mati. Saya masih mengajukan banding, kasasi. Banyak yang mau saya utarakan dengan bukti yang saya dapat bahwa saya tidak permah lihat 1,5 juta butir ekstasi (yang dituduhkan diselundupkan oleh Freddy ke Indonesia).

Bagaimana Anda menjelaskan harus menjalani hukuman mati kepada anak-anak Anda? 

Saya jelaskan bahwa vonis mati itu hanya hukuman dari hakim. Pada faktanya yang bisa hukum mati kita itu hanya Allah. Kalian harus semangat. Anak-anak bisa terima. Mereka dukung saya dan meminta saya untuk lebih dekat dengan agama.

Baca juga :

Miris,Inilah 5 Tabiat Buruk Rata-rata Orang Indonesia Yang Sering Kita Temukan Sehari -hari

Percayakah Anda JIka Gadis Manis Ini Ternyata Seorang Polwan Berpangkat Bripda?

Perubahan Drastis Karin Novilda Yang Pernah Menjadi Peraih Nilai tertinggi UN

poker online terpercaya
klik untuk info

poker online terpercaya
klik untuk info

Foto-foto Keseharian Si Lena "Sang Begal Cantik" Anda Penasaran?

Hitam Putih -Komplotan begal tak hanya dilakukan oleh pria berbadan kekar saja. Tapi kini mereka sudah menggunakan modus baru yakni memanfaatkan wanita cantik dan bertubuh seksi untuk memperdayai korban-korbannya.


Adalah lena begal cantik yang meresahkan warga bekasi. Di usianya yang masih sangat muda 18 tahun, gadis cantik asal Indramayu ini bersama pacar dan ketiga rekan dunia hitamnya, tidak segan-segan berlaku sadis untuk melukai para korbannya dengan sasaran sepeda motor miliknya.

Mengutip dari Facebook Divisi Humas Polri. Aksi kejahatan pembegal cantik Lena di Cikarang Utara Bekasi, berhasil dibekuk oleh Kepolisian pada tanggal 19 Juli hari Selasa kemarin, sekitar jam 2.20 malam.

Hal ini terungkap dari penjelasan M. Awal Chairuddin SIK, selaku Kapolresta Bekasi. Ia memberikan keterangan bahwa peran Lena yang berinisial N ditugaskan untuk mengalihkan perhatian saat pacar dan ketiga pembegal rekannya sedang beraksi.


Untuk memancing dan menjebak target yang rata-rata pria hidung belang, Lena yang dikenal juga dengan nama barbie ini pertama kali akan menginvite dan berkenalan via BBM. Setelah berhasil dibujuk rayu, Lena pun mengajak si korban untuk bertemu di suatu tempat yang sebelumnya harus dirahasiakan dari orang lain.

Setelah asyik berbincang dengan Lena, korban yang sedang lengah pun langsung dihantam oleh ketiga rekannya kemudian sepeda motor miliknya dirampas dan dilarikan.

Aksi pembegalan terakhir Lena si begal cantik ini diketahui berlangsung di Jalan Raya Daha, persimpangan arah Kantor BPN Lippo Cikarang tepatnya di Desa Cibatu kecamatan Cikarang Selatan.

Menurut Kombespol M. Awal Chairuddin, modus komplotan pembegal kota bekasi ini sangatlah cerdik. Mereka menggunakan daya tarik wanita cantik seperti Lena, untuk melakukan pencurian dengan kekerasan.

Sudah diduga para korbannya tak ada yang menyangka, kalau perempuan mustahil untuk melakukan tindakan kejahatan. Tapi kenyataannya kita bisa melihat sendiri, jadi untuk masyarakat Bekasi dan sekitarnya diharapkan lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sembarangan untuk menerima ajakan wanita cantik yang baru anda kenal, ungkap Awal Chairuddin.

Foto Lena, Pembegal Cantik di Bekasi saat Ditangkap




Tapi berbeda dengan keterangan yang diberikan oleh Lena si tukang begal cantik yang meresahkan warga bekasi. Ia membela diri bahwa aksi mereka tidak direncanakan dan bukanlah tindak pidana kejahatan yang disengaja. Lena mengaku hanya ingin menemui korban karena merasa sangat kesal dengan tingkah lakunya yang sering memaksa ketemuan agar Lena mau diajak berhubungan intim.

Disitulah saya mengadukan perihal tersebut kepada pacar saya, ia marah serta memukuli korban. Dan mengenai teman-temannya yang merampas sepeda motor milik korban, saya sama sekali tidak tahu menahu persoalan tersebut, dan saya pun sama sekali tidak mengenal mereka, ungkap Lena.

Baca juga :

Jerson (18) Korban Tewas Pertama Didunia Akibat Permainan Pokemon GO

Salut!!!Demi Kesembuhan Sang Ayah Bocah 8 Tahun Ini Rela Mendonorkan Sumsum Tulangnya

Berkat Aksi Kumpul Koin Para Netizen Supir Rental Ini Bisa Ganti Rugi...Ada Apa Ya?

poker online terpercaya
klik untuk info

poker online terpercaya
klik untuk info


Wanita Ini Dibunuh Abangnya Karena Sudah Mempermalukan Keluarganya


Hitam Putih-Kejadian memilukan dialami model asal Pakistan, Qandeel Baloch yang tewas ditangan kakak laki-lakinya sendiri, Waseem Azeem. Hal ini diketahui oleh media setelah sang ayah, Mohammed Azeem yang melaporkan putranya ke polisi setempat.


Seperti yang dilansir dari Aljazeera, Senin (18/7), alasan Waseem membunuh saudarinya adalah dikarenakan Baloch sudah mempermalukan keluarganya. Dengan wajah yang ditutupi saat konferensi pers di kepolisian, Waseem mengaku bahwa ia sama sekali tidak menyesali perbuatannya dan malah merasa terhormat bisa membunuh adiknya itu.

Selain menjadi model dan sering memposting foto-foto seksi di media sosialnya seperti Facebook, Instagram dan Twitter, Baloch memang dikenal sebagai aktivis feminis yang vokal serta seringkali mengkritisi politik dan agama.

Qandeel Baloch bersama dengan Mufti (ulama) Abdul Qavi yang di unggah di Instagram Baloch.
Terakhir, ia mengunggah fotonya bersama ulama terkenal Mufti Abdul Qavi yang menjadi viral, saat itu ia juga bercanda tentang meminum minuman keras dan merokok pada bulan puasa dengan Qavi. Saat itu Qavi dikeluarkan dari komite ulama Pakistan dan Baloch mendapatkan makian dari masyarakat bahkan hingga ancaman mati. Inilah yang menjadi penyebab Waseem membunuh adiknya, karena dianggap mempermalukan keluarganya.


Para Feminists yang mengaku kehilangan Baloch dan melawan Honour Killing.
Kepolisian mengatakan bahwa Baloch meninggal karena kehabisan nafas setelah hidung dan mulutnya ditutup oleh kakaknya. Akibat kematian Baloch, para feminis baik dari dalam negeri maupun luar Pakistan mulai membuat kampanye tentang "Anti-Honour Killing" di Pakistan. Setidaknya di Pakistan ada 10.000 wanita yang terbunuh karena adanya Honour-killing yang sudah melekat di masyarakat Pakistan ini.

Sumber : www.brilio.net

Baca juga

Anak-anak Zaman Sekarang Pintar Main Gadget,Namun Menjadikan Mereka Manja & Tidak Mandiri

Diduga Melakukan Penipuan Saat Meminjam Uang Ramadhan Pohan Ditahan Ditreskrimum Polda Sumut

Terjadi Lagi Anggota Polri Sumut Tertangkap BNN Yang Ternyata Bandar Ekstasi

poker online terpercaya
klik untuk info
poker online terpercaya
klik untuk info

Terjadi Lagi Anggota Polri Sumut Tertangkap BNN Yang Ternyata Bandar Ekstasi

Aipda Abdul Kholik yang ditangkap BNN

Hitam Putih -Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara kembali membongkar jaringan pengedar ekstasi di Kota Medan. Kali ini, petugas BNNP Sumut menangkap petugas Polda Sumut yang diketahui berpangkat Ajun Inspektur Dua (Aipda) bernama Abdul Kholik.

Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin ketika dikonfirmasi www.tribun-medan.com semula terdengar kaget. Ia sempat bertanya dari mana www.tribun-medan.com mendapatkan informasi itu.

"Memang ada kami amankan. Yang bersangkutan diamankan di Jl STM," kata Agus via selular, Selasa (19/7/2016) sore.

Agus mengatakan, Aipda Abdul Kholik ditangkap berdasarkan keterangan Aiptu Mansyur, anggota Polres Padang Sidimpuan yang ditangkap pada Maret 2016 lalu. Saat itu, Mansyur diamankan bersama adiknya bernama Sulaiman dengan barang bukti hampir 1.000 butir pil ekstasi.

"Saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan. Jadi, dia (Abdul Kholik) kami amankan berdasarkan pengembangan kasus sebelumnya," kata Agus.

Terkait kasus ini, Mansyur diamankan bersama adiknya Sulaiman di Jalan Garuda IV Perumnas Mandala, Percut Seituan. Saat diamankan kala itu, Mansyur mengaku belum lama mengedarkan ekstasi di Kota Medan.

Sumber : medan.tribunnews.com

Baca juga :

Senyum Manis Gatot Yang Kembali Dihadirkan Di Kota Medan Terkait Sidang Kasus Bansos

Diduga Suap Panitera PN Jakarta Utara,Bang Ipul Diperiksa KPK

Video : Seorang Ayah Bejad Tega Meraba Dada Putrinya Ketika Naik Sepeda Motor


poker online terpercaya
klik untuk info

poker online terpercaya
klik untuk info


Diduga Suap Panitera PN Jakarta Utara,Bang Ipul Diperiksa KPK


Hitam Putih-Penyidik KPK kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap Saipul Jamil terkait dengan kasus dugaan suap terhadap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) Rohadi. Pria yang karib disapa Bang Ipul itu akan diperiksa sebagai saksi.

"Yang bersangkutan kembali diperiksa sebagai saksi," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (19/7/2016).

Ini merupakan kali kedua Bang Ipul diperiksa KPK setelah sebelumnya pada Senin kemarin dia juga diperiksa penyidik KPK selama hampir 11 jam. Saat pemeriksaan pertama, Bang Ipul tak banyak bicara.

Kuasa hukum Bang Ipul, Tito Hananya Kusuma, menyebutkan bahwa kliennya dicecar penyidik KPK sekitar 50 pertanyaan. Bang Ipul pun tak banyak komentar dan langsung masuk ke mobil tahanan yang mengantarnya ke Rutan Cipinang.

Dalam kasus tersebut, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan sempat menyampaikan bahwa sumber uang suap berasal dari kantong Saipul Jamil. Namun Tito mengaku bahwa Saipul tidak tahu menahu tentang uang yang diberikan kakaknya, Samsul Hidayatullah, kepada Rohadi.

"Bang Ipul memberi kuasa kepada kakaknya untuk menarik uang kapanpun untuk kebutuhan sehari-hari dan operasional persidangan, biaya pengacara dan saksi ahli. Bang Ipul tidak tahu secara detail uang tersebut. Tidak tahu uang Rp 300 juta yang diberikan kepada ibu Bertha (Berthanatalia)," jelas Tito usai pemeriksaan Saipul.

Rohadi ditangkap KPK saat menerima suap dari pengacara Saipul Jamil pada awal Juni 2016. Uang itu diyakini terkait vonis ringan Saipul Jamil di kasus pencabulan sehari sebelumnya. Selain Rohadi, mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah:

 1. Advokat Berthanatalia Ruruk Kariman.

2. Advokat Kasman Sangaji.

3. Kakak Saipul Jamil. Mereka kini meringkuk di sel tahanan.

Sumber : http://www.detik.com/

Baca juga :

Mabes Polri : Anggota Polri Tidak Dibenarkan Bermain Pokemon Saat Dinas

Video : Sudah Tertimpa Musibah Pedagang Aksara Masih Dipungli Hingga 4 Juta Rupiah

Video : Seorang Ayah Bejad Tega Meraba Dada Putrinya Ketika Naik Sepeda Motor

poker online terpercaya
klik untuk info

poker online terpercaya
klik untuk info

Video : Sudah Tertimpa Musibah Pedagang Aksara Masih Dipungli Hingga 4 Juta Rupiah


Hitam Putih -Usai kebakaran Pasar Aksara Selasa (12/7/2016), pedagang Pasar Aksara menyambangi gedung DPRD Medan. Kimyang pedagang lantai I menyatakan adanya pungutan empat juta yang dilakukan oknum tertentu. Katanya, sejak kemarin para pedagang emas diminta empat juta untuk mengambil barangnya termasuk brangkasnya.

"Yang sedihnya kami, sudah musibah begini masih ada yang mencari kesempatan. Ada yang meminta empat juta untuk mengambil brangkas. Kami memohon kepada semua orang untuk jangan mengambil kesempatan dalam musibah ini,"ujarnya di Komisi C DPRD Medan.

Hal serupa juga dikatakan oleh Andra Lubis pedagang yang memiliki kios di lantai I. Ia mengatakan kemarin pelaku tersebut merupakan pekerja yang membantu-bantu di are sekitar. Menurutnya, ada kerjasama antara pekerja dengan pemuda sekitar (PS).

"Ada kerjasamalah antara mereka (PS dan pekerja). Yang orang sekitar itulah. Karena orng sekitar ikut membantu,"katanya.

Berikut Videonya :



Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Zulkifli Lubis geram dengan hal ini. Politisi PPP ini meminta Polresta menangkap pelaku tersebut.

"Kasihan pedagang sedang musibah. Kami imbau Poresta Medan segera menangkap pelaku. Saya yakin Pak Mardias (Polresta) dapat menyelesaikan ini,"ujarnya.

Sumber : http://medan.tribunnews.com/

Baca juga : Video : Seorang Ayah Bejad Tega Meraba Dada Putrinya Ketika Naik Sepeda Motor

poker online terpercaya
klik untuk info

poker online terpercaya
klik untuk info

Video : Seorang Ayah Bejad Tega Meraba Dada Putrinya Ketika Naik Sepeda Motor


Hitam Putih-Sebuah video yang diunggah oleh The Coverage Lifestyle di Facebook baru-baru ini membuat netizen gerah.

Dalam video singkat berdurasi 33 detik itu menunjukkan tiga orang yang sedang naik sepeda motor berhenti di lampu merah.

Seorang wanita membawa motor itu diikuti dengan bocah perempuan berusia delapan tahun di bagian tengah, serta seorang pria di bagian paling belakang.

Awalnya, tak ada yang aneh, beberapa detik kemudian, sang ayah tampak menaruh tangannya di payudara si gadis kecil dan meraba-rabanya.

Tindakan tidak senonoh tersebut direkam oleh seseorang yang berhenti di sampingnya.

Dilansir dari Worldofbuzz, Rabu (06/07/2016), merasa tidak nyaman dengan perlakuan pria itu, si gadis kecil pun menepis tangan pria itu.

Tapi pria itu tidak bergeming dan terus meletakkan tangannya di payudara si gadis kecil, sementara sang ibu yang membawa motor menatap ke depan tanpa menyadari apa yang terjadi di belakangnya.

 Berikut videonya:


Video yang diberi judul Terlalu, Pria Ini Lecehkan Putrinya Sendiri di Atas Sepeda Motor" telah disaksikan lebih dari 100 ribu kali dan mendapat berbagai komentar beragam dari netizen.

Banyak netizen yang merasa jijik dengan ulah pria yang melakukan pelecehan seksual terhadap putrinya itu sendiri, di depan umum pula!

Namun netizen juga tak habis pikir, mengapa orang yang merekam peristiwa tersebut tidak berbuat apa-apa dan memilih hanya merekam. Netizen pun mengutuk perilaku pria tersebut serta orang yang merekam kejadian itu.

Sumber : http://sumsel.tribunnews.com/

poker online terpercaya
klik untuk info

Nazarudin (23) Korban Begal Yang Tewas Dengan Luka Sayatan Di Sekujur Tubunya


Hitam Putih-Nazarudin (23), ditemukan tewas di semak-semak sekitar lapangan latihan menembak di Desa Ciaruteun, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jumat (17/6/2016).

Warga asal Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, itu tewas dengan kondisi badan penuh luka sayatan.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Roni Mardiatun mengatakan, saat ditemukan, korban sudah tergeletak berlumuran darah dengan luka sayatan di leher, tangan, dan kakinya.

"Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar. Sebelumnya, ada salah satu warga yang sempat mendengar teriakan. Setelah diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dunia. Banyak luka sayatan di tubuhnya," kata Roni, saat dikonfirmasi.

Dari hasil olah TKP, lanjut Roni, polisi menduga jika Nazarudin merupakan korban perampokan yang disertai pembunuhan. Sebab, motor yang dikendarai korban menghilang dan diduga dibawa pelaku.

"Dari hasil penyelidikan sementara, diduga ini kasus pencurian dengan kekerasan (curas, red). Tapi ini masih terus kita dalami. Sejumlah saksi dan pihak keluarga korban masih kita mintai keterangan untuk mengumpulkan bukti-bukti," ungkap Roni.

Sumber http://www.kompas.com/

Baca juga

Banyak Produk Makanan,Susu dan Kosmetik Kadaluarsa Yang Beredar Di Toko Besar Maupun Pasar Tradisional


agen poker terpercaya
klik untuk info

agen poker terpercaya
klik untuk info


Oknum Polisi Berkomplot Dengan Calon Siswa Ujian Masuk Penerimaan Brigadir Polri 2016


Hitam Putih -Aksi curang dalam ujian masuk penerimaan Brigadir Polri tahun ajaran 2016 yang diselenggarakan Polda Sumut di gedung Serba Guna Jl Pancing/Jl Wiliem Iskandar dapat digagalkan, Minggu (12/6/2016).

Satu diantara pelaku oknum polisi yang terlibat diantaranya adalah Bripda Rajendro Pranoto.

Rajendro tertangkap bersama Aiptu Wilmar, Bripda Ahli Ridho Mengundang, Bripda Arif Kurniawan, Bripda Surya Lubis dan Iptu Doni Simanjuntak.

Diketahui melalui akun media sosial milik Rajendro merupakan alumni SMA 1 Galang, Deliserdang.



Sebelum ketahuan berkomplot dengan calon siswa untuk menjual kunci jawaban ujian masuk, padahal Rajendro hendak melangsungkan pernikahan dengan pujaan hatinya.

Hal ini terlihat dari postingan foto-foto prewedding Rajendro dengan kekasihnya.

Beberapa teman Rajendro di media sosial itu berharap kalau dirinya cepat melangsungkan resepsi pernikahannya.

"Sdh lama tdk ada kbr nya jen , kpn resminya jen," tulis seorang netizen mengomentari fotonya tersebut.

Seperti yang diketahui calon siswa (casis) berkomplot dengan oknum polisi manfaatkan media sosial untuk berbuat curang di ruang ujian dalam penerimaan Brigadir Polri angkatan 2016.

Akibatnya enam orang anggota Polri aktif yang turut menjadi panitia penerimaan Brigadir Polri 2016 diamankan karena menjual kunci jawaban kepada casis, Minggu (12/6/2016).

Kecurangan dalam penerimaan calon siswa bintara bukan hal yang baru terjadi di Polda Sumut. Tahun kemarin seorang perwira juga terlibat dalam pungutan kepada calon siswa bintara.

Akibatnya AKBP Tetra Darmawan yang menjabat sebagai perwira di Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polda Sumut akhirnya dicopot dari jabatannya.

Pencopotan jabatan AKBP Tetra terkait aksi dugaan penipuan yang dilakukan Tetra terhadap sejumlah calon siswa bintara tahun 2015. Disebut-sebut, Tetra melakukan penipuan hingga Rp820 juta.

Sumber Berita http://medan.tribunnews.com/

Baca juga

Video Mengenang Kepergian Angela Simanjuntak Yang Mengharukan

poker online terpercaya
klik untuk info

poker online terpercaya
klik untuk info